Sosialisasi New Southbound Policy International Student Program

Hari ini sabtu 21 Oktober 2017, Sekitar 40 Mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Tangerang mengikuti sosialisasi Program Peertukaran Pelajar dan Program Belajar S1 di Taiwan

Sosialisasi disampaikan.langsung oleh Ketua YPN Bhakti Jaya Indonesia, Bambang Nurfauzi, calon mahasiswa S1 dan S2 ini antusias mendengarkan pemaparan yang disampaikan oleh Bambang Nurfauzi

10 calon mahasiswa S1 langsung mendaftarkan diri ikut Progran ini, dalam Program S1 yang diberikan oleh Pemerintah Taiwan, siswa disekolahkan pada Jurusan Teknik Mesin/Mekanik dan setelah mengikuti sejumlah SKS tertentu siswa diberikan permagangan pada perusahaan yang telah ditunjukn oleh Pemerintah Taiwan.

Hal lain yang menarik jika mengikuti Program ini adalah siswa tinggal di Mess yang telah disediakan secara gratis, adanya antar jemput dari Kampus ke lokasi kerja dan masih bisa libur saat Imlek dan bisa pulang ke Tanah Air. Dalam waktu 4 Tahun siswa mendapatkan Gelar B.S (Bachelor Science) dan masih mendapatkan uang saku atas permagangan yang dilakukan di Industri

Semoga kelak melalui Program Pendidikan dari Pemerintah Taiwan melalui “New Southbound Policy International Student Program” ini membawa dampak yang baik bagi pemuda Indonesia, 4 Tahun mereka kelak menuntut ilmu di bangku Kuliah dan Magang di Industri terkemuka, lelal mereka kembali ke Tanah Air memiliki keterampilan dan keahlian yang cukip, Siap berkontribusi dan bekerja membangun Indonesia

Bagi kalian yang berminat bisa hubungi no telp yang tercantum dalam brosur ini

 

 

Come On Go Study in Taiwan

 

CLC Bhakti Jaya Indonesia

2 thoughts on “Sosialisasi New Southbound Policy International Student Program

  1. Gimana caranya kak??!
    Kalo harus pulang dulu k indo aku gk ada biaya,..
    Kalaupun bisa diurus disini, biaya yg d butuhkan itu berapa yha kak??
    Mungkin ini blm menjadi kesempatan buat saya, tp jka bisa d berikan pemahaman, bagaimana harus nya, saya akan berusaha kak..
    Terimakasih 🙏🙏🙏

    1. Harus pulang karena untuk ganti VISA dari VISA Pekerja menjadi VISA Residen, biaya yang dibutuhkan lebih rendah dari proses TKI Formal karena ada subsidi dari pemerintah Taiwan, silahkan hub WA yang tertera di Brosur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *